live boldly, with no fear

forever a happy soul

journal #3

the art of organizing -not preparing or evaluating- diklat is art of facing people.
di atas adl preambule yg gw tulis td di tengah tugas mengawas tp karena pake ponsel sungkan, lagian mengurangi ke-aware-an dalam mengamati para peserta, jadilah gw lanjutkan malam ini di saat bulan lagi cantik2nya. asli gw ga melebih2kan kalau semingguan ini supermoon lg sangat bright n huge. so pretty. kemarin habis gerhana setengah juga.. masyaAllah. cool ya. terus akhir pekan lalu dpt input dr pembicara kajian bulanan mushola GKN Al-Amanah, Ustadz sekaligus pengusaha asli Klungkung, bpk Dedy Aslam bahwa ada anjuran untuk melakukan puasa 3 hari tengah bulan yakni tanggal 13,14 & 15 pd tiap bulan Hijriyah. (cmiiw). katanya sih di saat purnama; ga cuma air laut yg pasang tp karena tubuh kita juga dominan terdiri dari likuid, jd ada semacam tarikan atau gravitasi gitu deh (ngga yakin), yg bisa ngebikin kita jd semacam labil. itulah salah satu sebab dianjurkannya melaksanakan shaum tengah bulan. nah, jangankan sunah2 sejauh itu, senin-kamis aja msh sangat diusahakan.. *tolongin baim ya Alloh….

next fellas,
jd di tengah2 fullmoon bright itu, gw sempet keluar td mengunjungi sebuah keluarga, yg tanpa disadari gw sangat kangen sm anak2 beliau yg td bisa nempel2 gw pangku, uuww, subsconciously, hal itu bisa ngecharge power loh fellas,

kembali ke soal perdiklatan,

yah, jam terbang gw dalam menghadapi berbagai karakter org baru belum cukup tinggi, tp sedikit banyak… yah gw cukup ditempa jg disini.
gimana menghadapi peserta, gimana bersikap dg pengajar, gmn beramah tamah sama para bellboy hotel, semua ada seninya. termasuk mengawas ujian juga ada seninya. ini menurut saya sih.
pengawasan ujian dapat kita klasifikasikan dari jenis ujiannya, efek tindak lanjutnya, varian pesertanya. misalnya saja, saat mengawas ujian diklat dg peserta jauh lebih senior dr kita, perlakuannya jelas tidak sama dengan mengawas ujian nasional kan ya. lagi2, ini menurut saya. ga jarang saya suka bingung dg kalimat apa yg pantas untuk dilontarkan ketika menegur seseorang, “bapak ibu, mohon untuk tidak diskusi”, “bapak2, tolong dikerjakan sendiri2 ya”, “no cheating please”, haha apaan sih.. paling juga itu2 aja. itupun gw selalu ngerasa ga enak menegur senior, lebih tepatnya sesepuh, toh udah pada ngerti semua. masa musti diingetin sih. #haduh #gw #ga #cocok #kerja #di #air

well tp saat paling menyenangkan kl jaga diklat adl ketika 100% peserta adalah kooperatif dan adalah sangat ramah terhadap kita yg adalah ain’t possible. hehe

hal lain yg gw sadari dalam minggu ini adalah tentang beberapa, banyak malah, semacam angan2 gw tentang suatu tempat yg pd akhirnya gw bisa menginjakkan kaki di tempat itu tanpa ada usaha personal untuk melakukannya. entah ini relevan atau engga. kurang konkret? gini, beberapa kali setiap gw melewati spot/ venue seperti 1.hotel fave, teuku umar; 2. puri ayu, sudirman; 3. RS kasih ibu; 4. warung bakso ayu minantri, jalan raya puputan. berkali2 gw lewat tempat2 itu sambil berpikir, ini tempat sering gw lewatin tp ga bakal pernah gw masuk di situ sepertinya, no business at all. tau ga akhirnya gw akrab bgt sm tempat itu. haha ga penting. tp believe it or not, beberapa bulan dulu setelah pengumuman penempatan salah satu sahabat gw tiba2 sms kurang lebih seperti ini “hun, km tau ga sih Allah itu ngejawab doamu. km pernah sms pengen jalan2 ke situ dg isengnya waktu terinspirasi dari salah satu sinema ftv :p, dan lw dikasih tmpt itu”.
gw : “….”

Categories: daily

Tags: , ,

2 replies

  1. ini, udah selese belom huun ceritanya?
    kok nanggung? :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s