live boldly, with no fear

forever a happy soul

journal #16

berbekal keyakinan sebuah tulisan insyaallah dapat bermanfaat. maka saya posting lagi.

masih dg topik yg sama. saya suka psikologi. kenapa bisa begitu? ngga tau juga. i just, feel it.

apa sih psikologi itu?
psikologi adalah suatu ilmu yang mempelajari perilaku (attitude, behaviour, deed) manusia dalam hubungan dengan lingkungan/ sesamanya.

secara etimologi, bahasa yunani kuno; psikologi juga dapat diartikan sbg ilmu kejiwaan. yg menurut gue bisa dibilang perpaduan antara perasaan dan pikiran manusia baik yg sadar (conscious), maupun bawah sadar (unconscious).

jika tertarik, penjelasan gamblangnya dapat dipantau pada tautan berikut :
id.wikipedia.org/wiki/Psikologi

(mmm. kapan2 jd pengen punya web atau blog khusus yg membahas itu lebih mendalam. sukur2 sekalian jadi konsultan ;p)

berkaitan dg hal tersebut, saya pikir seharusnya saya bisa menjadi bijak dan lebih dapat berdamai dengan segala perbedaan pada setiap individu, karena setiap pribadi unik dengan kekurangan dan kelebihan masing2. namun praktik tidak semudah teorinya, dan saya juga manusia yg tidak terlepas dr kekurangan kemampuan dalam memahami hal tersebut secara menyeluruh. mungkin belum waktunya. kita hanya butuh untuk terus belajar saja :)

sama sekali tidak salah jika kita sekuat tenaga berusaha mencapai suatu kondisi yg kita anggap ideal (dalam pekerjaan contohnya), pernah seorang rekan, begitu juga saya, merasa depressed jika hasil pekerjaan masih belum sesuai harapan, merasa bersalah, sampai justru menyebabkan berpikir jd kurang rasional, mengedepankan kelabilan dan ego kawula muda. *wkwkwk
so pada intinya, tidak ada sesuatu yang sempurna (kecuali pada Nilai-nilai Kemenkeu ya, pasal 5; sama jargonnya-nya si magician Demian Aditya).

jadi begitulah. berdamai dg ketidaksempurnaan.

dengan begitu kita bisa lebih mampu memahami segala perbedaan tadi.
kenapa si A begini
kenapa si B begitu
kenapa C juga.., dll…

yaudah santai aja sih.
i’m not perfect either.

***

dan akhir2 ini gue juga udah jarang bertukar cerita dg sahabat2 (i hope status gue di hati mereka juga begitu) yang posisinya skrg mencar2 kaya kismis dalam adonan kue bolu. #analogingaco

entah apa yg bikin gue jd apatis. sahabat yg dulunya tak terhitung jumlahnya, sekarang seperti menguap entah kemana. bukan salah siapa2.

ga ada cara lain selain kembali memulai menyambung tali silaturrahim. apa aja deh dr yg kecil. sms, twitter, blog, anything. (secara barusan gw baca cerita postingan seorang tmn yg menyiratkan sebuah permasalahan dlm kesehariannya). hmm. gw jd sadar (biasanya jg sering gini tp lupa2 lagi) kalo setiap manusia pasti punya persoalan. ya, ya, seperti yg sudah2.
instansi B atau A, domisili sumatera atau jakarta, sudah menikah ataupun belum (seperti saya), hihi, pasti ada tingkat risiko dan hambatan masing2, tp kita juga punya kapasitas & kapabilitas masing2.

aaaaarrrggh. kenapa tulisan gw ujung2nya selalu jd klasik n konservatif gini sih….
tp sayang kalo ga jadi diupload udah nulis panjang2 ~~

#never ending learning
#majulah bppk

Categories: daily

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s